yogijogi's Blog
My life, my idea…its me

Feb
03

Pertanyaan konyol ini terlintas saat gue sedang menjemput seorang teman, katakan Batax (bukan nama sebenarnya..ehee) buat nemenin mencari  4 kantor kecamatan terakhir demi menyeleseaikan tugas akhir  gue, yang menghebohkan Sleman. Hidup Slemania !!

Banyak pepatah bilang : “Kita tidak boleh selalu melihat ke atas, lihatlah ke bawah dan syukurilah hidup.”. Menurut gue sih, arti pepatah ini adalah dalam hidup ini, akan selalu ada orang yang punya lebih banyak uang, lebih ganteng, lebih cantik, lebih pinter, lulus lebih cepet (UUGHH buat yang satu ini sakit banget, hahaha) dan kalo kita cuman ngelihat apa yang orang-orang itu peroleh, gak akan ada puasnya deh tu hidup. Bakalan sirik aja bawaannya.

Kalo gue boleh bilang sih, kalo Tuhan menciptakan kepala manusia itu ngadep ke atas, “Kita bakalan sibuk ngeliat awan yang terus bergerak, tanpa punya kesempatan buat megang tuh awan”. Berat banget yee?? Menurut gue ini artinya : kalo kita liat “ke atas terus”  berarti kita cuman sibuk ngeliat orang-orang yang menurut kita “lebih” tersebut, dan gak ngelakuin apa-apa bahkan gak ngeliat jalan yang udah disediain Tuhan buat gue, kita, kamu (loh kok jadi The Sister…kamu kamu kamu lagi..capek deh)

Terus kalo Tuhan nyiptainnya ngadep ke bawah gimana dong? Ini hanya bisa dijelaskan oleh Nining (kembali bukan nama sebenarnya bung) seorang murid SMP Negri XX, yang bener2 eksis. Gue aja takjub dengan ke-eksissannya, kira2 cewe di foto ini ngewakilin rupa tuh cewek lah

alaykah?

vit Trop

(hahaha, sorry V3 T3R0P1K4) komplit dengan  dengan HP Blueberry, yap, merek ini tidak disamarkan saudara-saudara bener2 Blueberry, kepalanya TERRUUSSS AJee natap ke bawah, ke hape nya itu. Menurut Jeki ( Bukan nama sebenarnya) seorang pakar IT yang baru-baru ini gak pernah lagi nongol di TV, karna terlalu sibuk ngurusin tuntutan-tuntutan yang dilayangkan kepadanya (wkwkwk) begini isi pembicaraan terakhir yang terekam di Hp Blueberry Nining (Beli 1 Dapat 2 Coy!!)

Boboy : “Lam Nal, Wa Boboy, Luthu benjet Poto Kamyyuu??”

Nining : “Uuwowowowowo pastinya, Q kan Maniezzzt”

Sbenernya percakapannya masih panjang sih,,cuman ane bener2 capek make alay generator…wkwkwk xixixi hag hag hag, jadi kita ceptein aje y

Nining pun gak sadar dia udah berada di perempatan jalan…tiba-tiba sebuah motor melaju kencang dan alhasil……Inilah saat terakhir ku melihat kamyuuu (Saat Terakhir St.12 mengalun….) hahaha, enggak2, Nining cuman keserempet kok, blom jadi almarhum…wkwkwk.

Ngerti kan kenapa kita gak boleh lama2 liat ke bawah, bahaya bro!!  Kalo kita terus2an liat ke bawah, kita cuman sibuk ngurusin apa yang kita gak bisa lakuin ( KOK GAK NYAMBUNG ya ama cerita Nining, bodo ah hahaha). Padahal, kalo kita lihat lurus ke depan, kita bakalan bisa ngeliat, bahwa banyak hal bisa kita lakukan, banyak pilihan di depan kita, dimana kadang kalo kita ngerasa jalan yang satu ketutup, selama kita terus liat ke depan, kita akan sadar banyak jalan lain kebuka…WE JUST NEED TO SEE…Liat deh Nining..Blackberry gak ada, Blueberry pun jadi..hahaha.

Huft.. itulah sedikit renungan tentang pertanyaan konyol gue tadi. Kalo Kata Film Meet The Andersons, “Keep moving Forward”……dengan perasaan yang Lenka bilang “Just Enjoy The Show” , semua akan indah ada waktunya…AMIINN..semoga segera Ya Tuhan..

Eeettt..satu lagi ni. Kalo menurut gue kenapa Tuhan juga menciptakan lo bisa noleh kanan dan kiri?? Karna, kalo menurut gue, Tuhan mau kita semua sadar, bahwa kita gak hidup sendiri, kita juga punya orang di kanan dan kiri kita yang siap membantu, yang mendukung, yang memberi senyum ,disaat kita sedang letih buat bergerak maju,,,hikzzz (NB : Special thankx buat si Batax yang mau2nya gue culik buat muter2 ke kantor kecamatan wkwkwk. Kayagnya memang udah takdirmu deh nak..nak…buat gue susahin seumur hidup :D)

Advertisements
Jan
31

DRAMA 1 : We can only learn to love by loving.
~ Iris Murdoch

Triing trinnngg trinng

“STTTOOPP !!” akhirnya terlempar juga jam alarm yang baru ku beli seminggu lalu.

“Damn it’s 7.”

Segera ku berlari meniggalkan tempat tidur, mandi dan bersiap-siap menyambut hari..yang kuharap akan cerah, secerah cahaya yang masuk ke dalam kamarku hari ini.

My name is Fani, Tiffany Monica, yap..just another unfamous, unnoticed person, living in this world. Setelah bulan lalu menginjak 28 tahun, tak banyak yang berubah dihidupku. Aku adalah seorang dokter gigi yang mereka bilang cantik, pintar, berkarier cemerlang, bergaya bak Blair Waldorf ini, nyatanya belum juga menyematkan cincin pernikahan di jari manisku. Life is unperfect they say, dan akan semakin tidak sempurna setelah siang ini….

Tringgg tring….

Blackberry ku berbunyi, James is calling, “Should I, or shouldn’t i?” tanyaku dalam hati. Dengan keberanian yang kukumpulkan setelah sedikit menyesap kopi Frappucino from Starbucks, kuangkat telfon dari pacarku itu, James, seorang akuntan yang sudah bersamaku  2 tahun ini.

“Sayang, kita jadi ketemuan kan siang nanti?”

“Hmm..Dunno, aku ada janji sih sama pasien.” Ku berbohong.

“Honey please…this is important”

“Ya, aku usahakan” kataku

“okay, c ya”

Ku menahan napas…berharap apa yang akan dibicarakannya nanti bukanlah sesuatu yang buruk. Setelah hubungan kami merenggang satu bulan ini, aku berharap kata itu tidak keluar dari mulutnya : putus… Hal inilah yang kutakutkan sejak pagi tadi, kabar-kabar yang kudengar bahwa James dekat dengan seorang akuntan junior semenjak hubungan kami merenggang, membuatku semakin was was.

12 : 00 PM @ Origami

“Lama nunggunya sayang…?”

“Ngga..baru aja kok” kataku

“Ok..aku…”

“Kenapa?” tanyaku dengan ketus

“Sayang, apa sih yang kamu lihat sebenernya dari aku?” James bertanya

“hah?”

“iya, maksudku kenapa kamu bisa suka sama aku?” James menegaskan pertanyaannya

“Ya kamu kan yang deketin aku duluan, kamunya kenapa suka sama aku?”

“Sayang, please..?”

“Please what?” aku bingung

“ Jadi maksud kamu, kamu suka aku karna aku deketin kamu? Gtu? GOD Please!”

“Hah…aku ga bilang gtu…”

“Kamu pernah gak sih nyoba nelfon aku duluan, pernah gak sih kamu nanya gimana kabar aku hari ini, pernah ga sih kamu ngerapihin baju aku kalo kita pergi ke pesta, pernah ga sih,,,,,,,”

“James plisss, you act like a child! Penting ga sih hal-hal yang kamu bilang itu?”

“Ini bukan soal hal-hal kecil itu Fani.”

“Lantas apa…”

“Selama 2 tahun ini, aku gak pernah merasa dicintai sama kamu Fan…”

“HAH?”

“ya…itulah sejujurnya”

“WHAT?”

“Fan…kamu bener-bener sayang aku ga sih?”

“Of course, kalo ngga ngapain aku 2 tahun sama kamu?”

“Kalau begitu..pertanyaannya…Kamu tau ga sih…CARA MENCINTAI ORANG LAIN?”

“HAH….”

Ya..hanya kata itu yang terlontar dari mulutku saat itu : HAH. Bingung, kesal, dan terlebih lagi, kejadian itu membuatku kembali merenung ke masalaluku…ke masa lalu dimana pertanyaan yang sama pernah terlontar dari mulut seseorang…seseorang yang berhasil merubahku….membuat hidupku tidak akan pernah sama lagi…

DRAMA 2 :  “I like men who have a future and women who have a past”  Oscar Wilde

1998

There I was…saat itu aku datang ke sebuah kota, yang terkenal dengan sebutan : Kota Pelajar. Kerusuhan di Jakarta membuat orangtuaku khawatir, dan aku yang sangat beruntung untuk lulus di tahun itu, terpaksa mengikuti keinginan orangtuaku untuk pergi ke Jogjakarta…merantau..mencari jati diri. Tiffany Monica saat itu berbeda dengan yang sekarang, saat itu aku berperawakan..yah…boleh dibilang “sedikit” besar. Aku adalah anak semata wayang, yang tidak memperdulikan penampilan, hidup semaunya, sesuai yang aku mau.

Tibalah hari dimana perkuliahan dimulai.

Jan
31

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!